Pertemuan Ke-1
Bilangan kompleks $z$ memperluas sistem bilangan riil dengan memperkenalkan unit imajiner $i = \sqrt{-1}$.
$$ z = x + iy $$
Re:
Im:
Menggunakan hubungan trigonometri pada bidang Argand:
$$ z = r(\cos \theta + i\sin \theta) = re^{i\theta} $$Hitunglah nilai dari $z = \frac{1+i}{1-i}$ dan ubah ke bentuk polar.
Vektor A
Aₓ: 60Vektor B
Bₓ: 40Hijau: Resultan $\mathbf{R} = \mathbf{A} + \mathbf{B}$
Vektor A
Aₓ: 80Vektor B
Bₓ: 40Oranye: proyeksi $\mathbf{A}$ pada arah $\mathbf{B}$
Hitung sudut antara $\mathbf{A} = (1, 2, 0)$ dan $\mathbf{B} = (2, 1, 0)$.
Vektor A
Aₓ: 80Vektor B
Bₓ: 30Vektor A
Aₓ: 80Vektor B
Bₓ: 30Arah vektor hasil tegak lurus bidang A-B
Matriks adalah susunan angka, simbol, atau ekspresi berbentuk persegi panjang yang disusun dalam baris dan kolom.
$$ \mathbf{A} = \begin{pmatrix} a_{11} & a_{12} \\ a_{21} & a_{22} \end{pmatrix} $$Visualisasi: Matriks sebagai transformasi ruang (vektor basis)
Determinan adalah nilai skalar yang dihasilkan dari matriks persegi. Untuk matriks $2 \times 2$:
$$ \det(\mathbf{A}) = |\mathbf{A}| = a_{11}a_{22} - a_{12}a_{21} $$Hitung determinan dari $\mathbf{A} = \begin{pmatrix} 1 & 2 & 3 \\ 0 & 1 & 4 \\ 5 & 6 & 0 \end{pmatrix}$.
Invers matriks $\mathbf{A}^{-1}$ adalah matriks yang jika dikalikan dengan $\mathbf{A}$ menghasilkan matriks identitas $\mathbf{I}$.
$$ \mathbf{A}^{-1} = \frac{1}{\det(\mathbf{A})} \text{adj}(\mathbf{A}) $$Cari invers dari $\mathbf{M} = \begin{pmatrix} 4 & 7 \\ 2 & 6 \end{pmatrix}$.
SPL dapat dinyatakan dalam bentuk persamaan matriks:
Metode penyelesaian:
Transformasi koordinat mendeskripsikan bagaimana komponen suatu vektor berubah ketika sistem koordinat atau basis ruang vektor diubah (misalnya akibat rotasi sumbu).
$$ \mathbf{x}' = \mathbf{M}\mathbf{x} $$Untuk rotasi 2D sebesar sudut $\theta$, matriks transformasinya adalah:
$$ \begin{pmatrix} x' \\ y' \end{pmatrix} = \begin{pmatrix} \cos\theta & -\sin\theta \\ \sin\theta & \cos\theta \end{pmatrix} \begin{pmatrix} x \\ y \end{pmatrix} $$Secara geometris, transformasi ini dapat ditafsirkan sebagai perubahan basis koordinat, bukan perubahan vektor fisik.
Vektor Awal
x: 1Biru: vektor fisik (tetap) | Merah: komponen vektor dalam basis ter-rotasi
Putar vektor $\mathbf{v} = \begin{pmatrix} 1 \\ 0 \end{pmatrix}$ sebesar $90^\circ$ berlawanan arah jarum jam.
Vektor eigen adalah vektor non-nol yang arahnya tidak berubah (hanya skalanya yang berubah) saat dikalikan dengan matriks $\mathbf{A}$.
$$ \mathbf{A}\mathbf{v} = \lambda\mathbf{v} $$Matriks Transformasi
Merah: vektor eigen | Biru: vektor umum berubah arah
Cari nilai eigen dari $\mathbf{A} = \begin{pmatrix} 4 & 1 \\ 2 & 3 \end{pmatrix}$.
Matriks simetris ($\mathbf{A} = \mathbf{A}^T$) selalu memiliki nilai eigen riil dan vektor eigen yang saling ortogonal.
Langkah-langkah mendiagonalisasi matriks $\mathbf{A}$:
Medan Skalar ($\phi$): Fungsi yang memberikan satu nilai skalar pada setiap titik dalam ruang (Contoh: Temperatur, Potensial Gravitasi).
Medan Vektor ($\mathbf{V}$): Fungsi yang memberikan magnitudo dan arah pada setiap titik dalam ruang (Contoh: Aliran Fluida, Medan Magnet Bumi).
Visualisasi: Medan Vektor aliran fluida di sekitar anomali.
Gradien adalah operator yang bekerja pada medan skalar untuk menghasilkan medan vektor yang menunjuk ke arah laju perubahan maksimum.
$$ \nabla \phi = \frac{\partial \phi}{\partial x}\hat{i} + \frac{\partial \phi}{\partial y}\hat{j} + \frac{\partial \phi}{\partial z}\hat{k} $$Tentukan gradien dari fungsi potensial $\phi = x^2y + z$ pada titik $(1, 2, 1)$.
Divergensi mengukur sejauh mana medan vektor menyebar (source) atau mengumpul (sink) dari suatu titik.
$$ \nabla \cdot \mathbf{V} = \frac{\partial V_x}{\partial x} + \frac{\partial V_y}{\partial y} + \frac{\partial V_z}{\partial z} $$Curl mengukur kecenderungan medan vektor untuk berotasi atau "melingkar" di sekitar suatu titik.
$$ \nabla \times \mathbf{V} = \begin{vmatrix} \hat{i} & \hat{j} & \hat{k} \\ \frac{\partial}{\partial x} & \frac{\partial}{\partial y} & \frac{\partial}{\partial z} \\ V_x & V_y & V_z \end{vmatrix} $$Hitung curl dari $\mathbf{V} = y\hat{i} - x\hat{j} + z\hat{k}$.
Laplacian adalah divergensi dari gradien. Mengukur "kelengkungan" atau rata-rata lokal dari medan skalar.
$$ \nabla^2 \phi = \nabla \cdot (\nabla \phi) = \frac{\partial^2 \phi}{\partial x^2} + \frac{\partial^2 \phi}{\partial y^2} + \frac{\partial^2 \phi}{\partial z^2} $$Sistem koordinat bola mendefinisikan posisi titik P menggunakan tiga parameter: \( (r, \theta, \phi) \).
Hubungan dengan Koordinat Kartesius:
\[ x = r \sin\theta \cos\phi, \quad y = r \sin\theta \sin\phi, \quad z = r \cos\theta \]
Transformasi ini sangat penting dalam seismologi, khususnya untuk analisis gelombang radial dan sudut datang.
Parameter Koordinat Bola
r (jarak radial): 80Koordinat bola sangat berguna ketika sistem memiliki simetri radial, misalnya medan gelombang, potensi gravitasi, dan propagasi seismik.
Oranye: vektor radial (r) | Biru: sudut θ | Merah: titik P
Great Circle Distance: Jarak terpendek antara dua titik di permukaan bola (Bumi) mengikuti busur lingkaran besar.
$$ \cos \Delta\sigma = \sin\theta_1\sin\theta_2 + \cos\theta_1\cos\theta_2\cos(\phi_1-\phi_2) $$Dua stasiun terletak pada permukaan bola dengan radius $R$. Stasiun A pada $(\theta=0, \phi=0)$ dan Stasiun B pada $(\theta=\pi/2, \phi=\pi/2)$. Hitung jarak permukaan antara keduanya.
Dalam geofisika, orientasi sumbu sangat bergantung pada skala permasalahan:
Karena faktor skala ($h_r=1, h_\theta=r, h_\phi=r\sin\theta$), operator turunan berubah bentuk:
Ada pertanyaan?
Tugas dikumpulkan via e-learning paling lambat:
Senin depan, pukul 23.59 WIB